1M-Bio®POC – Cairan Organik

1M-Bio®POC

3-in-1: Cairan alami bagi Daun dan AkarPengendali Hama /Serangga, Mobilisator Unsur Hara berbentuk Cair yang diproses dengan bioteknologi hijau (Green biotechnology) +++ Pengendali Jamur (termasuk Antrax)

Video 1M-Bio®POC

Diambil dengan mikroskop dengan perbesaran 1000 X,
terlihat bahwa bakteri hidup aktif dan bebas Salmonella.


Kandungan Pupuk  1M-Bio®POC:

Kegunaan:

  • Pelengkap Nutrisi bagi Tanah (memperbaiki lahan kering dan rusak), Menyuburkan tanah dengan mikroba yang menguntungkan.
  • Baik digunakan pada semua jenis tanaman baik tanaman keras maupun palawija/hortikultura.
  • Menyeimbangkan Unsur N, P dan K dalam tanah, mengurangi pemakaian pestisida, insektisida dan pupuk kimia anorganik.
  • Tidak mengandung unsur hara sintetis yang dapat merusak tanah dan merugikan dalam jangka panjang.

Apa itu Pupuk bioOrganik?

  • Bio = Hidup/hayati, mikroba aktif yang  menjaga ketersediaan serta memobilisasi unsur Hara (mis: N, P, K) kepada tanaman secara cepat.
  • Organik = alami, tidak mengandung unsur kimia  anorganik (sintetis).
  • Jadi Pupuk bioorganik adalah Pupuk yang mengandung unsur Hara organik (memiliki Nilai N, P dan K, dsb. yang berasal dari bahan alami) dan juga mengandung bio/mikroba (jasad renik hayati) yang menyuburkan tanah dengan cara menangkap unsur N, melebur unsur P dst, sehingga asupan unsur hara ke tanaman menjadi lebih cepat dan masih akan bekerja terus dalam tanah sehingga kesuburan tanah menjadi terjaga dalam jangka panjang.
  • Karena sifat Repelan yang dimiliki Pupuk 1M-Bio®POC yang kami kembangkan terbukti dapat mengusir serangga tanpa meracuni sehingga mengurangi pemakaian insektisida kimia (racun).

Perbedaan Pupuk  1M-Bio®POC dan Pupuk Kimia:

  • 1M-Bio®POC memberikan tambahan unsur alami ke tanah ketika diberikan, tanah akan mejadi lebih gembur sehingga tumbuhan menjadi lebih mudah menyerap nutrisi dan air. Lebih lagi unsur bio dalam pupuk akan memberikan manfaat karena mikroba yang terkandung di dalamnya akan membantu mempercepat penyerapan unsur hara oleh tanaman.
  • Pemakaian Pupuk kimia yang berlebihan, secara perlahan-lahan akan membuat tanah menjadi kehilangan unsur organik dan matinya mikroba, tanah akan menjadi lebih keras, sehingga tanaman akan menjadi kesulitan menyerap nutrisi dan air.
  • Pupuk 1M-Bio®POC tidak dapat dibandingkan unsur NPKnya saja dengan pupuk kimia karena bukan berapa besar angka  NPK yang terkandandung dalam pupuk saja yang penting akan tetapi yang utama adalah berapa banyak yang dapat diserap oleh tanaman dan seberapa cepat akar dapat menerimanya melalui tanah. Pupuk 1M-Bio®POC memiliki Hara yang cukup untuk tanaman dan langsung dapat diserap oleh tanaman secara baik karena secara simultan memperbaiki daya hantar tanah.
  • Negara-negara yang sudah menerapkan teknologi bioorganik adalah: Amerika Serikat, Uni-Eropa, Australia, Jepang, Vietnam, Cina, Philipina, Thailand dsb karena kesadaran bahwa “Pemanasan Global” (Global Warming) yang menyebabkan Perubahan Iklim secara Ekstrem pada saat ini juga telah menyebabkan kerusakan tanah yang sangat serius. Organik dan lebih lagi bioorganik adalah jawabannya!
  • Sudah sangat mendesak dibutuhkannya “Sustainable Agriculture” (Pertanian yang Berkesinambungan atau dengan kata lain Pertanian yang hidup terus dalam jangka panjang). Bertani dengan memperhatikan perawatan tanah dan air sebagai sumber hidup demi kelangsungan hidup umat manusia itu sendiri adalah hal yang sudah menjadi KEBUTUHAN!
  • Caranya? Menggunakan lebih banyak unsur organik dan hayati (bio) serta mengurangi pemakaian unsur kimia anorganik (sintetis). Upaya pemerintah untuk terus menggalakan pemakaian pupuk organik adalah salah satu langkah konkret yang harus kita dukung demi Ketahanan Pangan Nasional.

Proses bioOrganik dari 1M-Bio®POC:

Sumber: Wikipedia, 2011
Pupuk Organik yang baik haruslah melalui proses fermentasi yang tuntas yaitu dimulai oleh hydrolysis dan berakhir dengan methanogenesis. Untuk menghasilkan produk yang baik dan aman maka seluruh proses ini harus terjadi dalam lingkungan yang sanitasinya terjaga. Hal ini merupakan syarat utama proses fermentasi, karena fermentasi pada lingkungan yang kotor akan menghasilkan pupuk yang berbahaya bagi pemakai maupun bagi produk hasil panen itu sendiri. Pengujian dari laboratorium secara berkala adalah penting bukan hanya unsur makro dan mikro dari Hara yang perlu diperhatikan tetapi yang lebih penting lagi adalah keamanan terhadap faktor patogen.
Dimulai dengan bahan baku yang berkondisi baik dan melalui keempat proses fermentasi di atas, maka  tidak diragukan lagi pupuk 1M-Bio®POC adalah suatu produk unggulan yang dihasilkan oleh penerapan bioteknologi secara tepat.

Siklus Tanaman menggunakan Unsur Hara:


Ciri-ciri Tanaman yang kekurangan Unsur Hara:

  • Kekurangan Nitrogen (N): Pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun yang agak tua cepat menguning dan mati, perkembangan buah tidak sempurna seringkali masak sebelum waktunya.
  • Kekurangan Phospor (P): Pembentukan buah dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan (tidak sehat), akar lemah.
  • Kekurangan Kalium/Potasium (K): batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan (bukan hijau segar), ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun, daun mengerut (keriting/menggulung), batang lemah dan pendek-pendek/kerdil.
Share

Leave a Reply