1M-Bio®EGG – Telur Bebas Antibiotika

1M-Bio®EGG

TELUR SEHAT BEBAS ANTIBIOTIKA, dari peternakan yang bersih dan sehat.


KENAPA HARUS PAKAI ANTIBIOTIKA KALAU MEMANG TIDAK PERLU?

Saat ini kami telah mendapatkan solusi yang tepat bagi masalah tersebut di atas, produk ternak kami (telur) sudah bebas dari antibiotika dan ternyata kehidupan hewan ternak kami juga menunjukkan perbaikan yang signifikan, produksi malah meningkat (bukan menurun seperti perkiraan para ahli), ketahanan terhadap lingkungan mis: panas dsb menjadi lebih baik. Kuncinya adalah treatment yang baik (bukan dengan obat), sanitasi yang baik, serta nutrisi yang berkualitas.

Residu antibiotika merupakan suatu hal yang ‘membunuh’ secara perlahan mahluk hidup. Mengapa? Antibiotika merupakan zat yang diperlukan untuk membasmi bakteri patogen dalam tubuh baik manusia maupun hewan, akan tetapi dalam penggunaannya tidak terukur dengan baik (memang sulit untuk memastikannya) sehingga selalu meninggalkan residu yang cukup besar dalam produk ternak (mis: daging, susu dan telur).

Akibat dari residu ini bisa bermacam-macam, misalnya reaksi alergi terhadap produk ternak tertentu. Yang lebih berbahaya adalah akibat yang tidak terlihat secara langsung, yaitu akumulasi residu dalam tubuh yang membuat patogen menjadi lebih kuat dari waktu ke waktu. Implikasi yang paling kelihatan dalam kehidupan kita sehari-hari adalah penggunaan dosis serta jenis antibiotika terus bertambah, seolah-olah itu adalah kemajuan ilmu medis. Dibalik itu harus disadari bersama bahwa peningkatan dosis dalam penggunaan obat medis adalah suatu ‘keterpaksaan’ yang sejatinya tidak terjadi karena penambahan dosis/perubahan jenis antibiotika identik dengan ketidakmampuan antibiotika lama mengendalikan bakteri yang sama (tapi lebih kuat karena bakteri itu sudah terlatih dengan antibiotika dalam dosis kecil sehingga resisten terhadap antibiotika tsb).

Apakah kita sering menemui penyakit-penyakit yang ada dibawah ini? Efek samping yang mungkin bisa terjadi dari Residu antibiotika dalam makanan adalah:

  1. Penularan bakteri patogen yang kuat terhadap antibiotika tertentu ke manusia
  2. efek menurunnya kekebalan tubuh (imunitas menurun)
  3. Autoimmunity, penyakit yang sangat berbahaya karena sel tubuh dianggap sebagai barang asing oleh respon kekebalan tubuh itu sendiri
  4. Karsinogenitas, pemicu kanker (Sulphamethazine, Oxytetracycline, Furazolidone)
  5. Mutagenicity, mutasi/perubahan sifat bakteri patogen menjadi lebih kuat
  6. Nephropathy, kerusakan ginjal akibat overdosis analgesik/obat penahan sakit (Gentamicin)
  7. Hepatotoxicity, kerusakan hati, lebih dari 900 macam obat mempunyai implikasi kerusakan pada hati.
  8. Reproductive disorders, kekacauan alat reproduksi
  9. Bone marrow toxicity, berkurangnya jumlah sel yang mendukung imunitas sampai dengan penggumpalan darah biasanya merupakan efek dari Kemoterapi (Chloramphenicol)
  10. Allergy (Penicillin)

Sumber: Nisha A.R. Asisstant Professor, Department of Pharmacology and Toxicology College of Veterinary and Animal Sciences, Pookot, Wayanad, Kerala-673576, 2008.

Apakah Produk ternak yang anda makan sudah dalam batas aman? Atau sebaliknya? Di bawah ini adalah tabel Maximum Residue Limit (MRL) (µg/kg) antibiotika untuk produk ternak dari FDA Amerika Serikat.

Download: Antibiotic Residues – A Global Health Hazard

Pemakaian antibiotika dalam produk ternak merupakan resiko yang sangat tinggi bagi kesehatan manusia. Kesadaran akan hal ini membuat kami melakukan serangkaian percobaan dan penelitian intensif pada ternak kami (ayam petelur). Pada akhirnya kami menemukan bahwa penggunaan antibiotika pada hewan ternak baik yang merupakan pengobatan maupun growth promotor dapat digantikan oleh beberapa zat yang dapat kita temukan di alam ini secara mudah.

Nutrisi terkandung dalam sebutir telur:

 

Kalori 74.8
Karbohidrat (g) 0.4
Protein (g) 6.4
Lemak Total (g) 5.0
Lemak Jenuh (g) 1.6
kolesterol (g) 0.215
Sodium (g) 0.071

 

 

 

Share

Leave a Reply