Tanaman Secara Umum

1M-Bio®POC secara umum dapat digunakan pada semua jenis tanaman

  • Tanaman Pangan: Padi, jagung, kedelai, ketela pohon, ketela rambat dsb
  • Sayur-sayuran: cabai, kubis, bawang merah, tomat, wortel, selada, buncis dsb
  • Buah-buahan: Mangga, jambu, jeruk, apel, durian, alpukat, klengkeng dsb
  • Tanaman Hias: Anggrek, mawar, melati, supplir, chrisantimum dsb
  • Tanaman rempah: lada, kunyit, lengkuas, temulawak dsb
  • Tanaman Perkebunan: Sengon, kelapa sawit, tebu, karet, kopi, tembakau, coklat, teh dsb

Bagaimana 1M-Bio®POC bekerja?

Sebagai Pupuk bio-Organik dan Insektisida:

  • 1M-Bio®POC memberikan asupan unsur Hara Makro dan Mikro (N, P, K, Mg, Ca, Fe, dsb) yang siap diserap oleh tanaman
  • Mengikat Nitrogen dari Udara dan tanah, melarutkan Phospor yang berada di tanah sehingga dapat diserap oleh tanaman sehingga dapat mengurangi pemakaian pupuk kimia anorganik
  • 1M-Bio®POC jug mengusir serangga pengganggu tanaman baik yang berada di tanah maupun daun dengan aroma yang sangat tidak disukai oleh serangga sehingga tanaman tidak terganggu pertumbuhannya dalam jangka waktu relatif panjang.
  • Untuk penyemprotan daun lebih baik dilakukan pada sore hari karena serangga biasanya muncul menjelang sore sehingga tidak akan mampir ke tanaman yang diberi semprotan ini.
  • Hasil pertanian menjadi aman untuk dikonsumsi manusia karena tidak menggunakan racun kimia

Sebagai Pembenah Tanah:

  • Pemakaian pupuk kimia anorganik secara berlebihan telah terjadi, terlihat dari tingkat kesuburan tanah yang terus menurun sehingga tingkat hasil panen yang juga ikut turun. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar kimia dalam pupuk yang tertinggal di tanah sehingga tanah menjadi lebih keras dan akar tanaman tidak bisa berkembang.
  • Berbagai penyakit tanaman termasuk sering dijumpai tanaman yang kerdil juga muncul sebagai akibat buruknya kondisi tanah (bukan hanya unsur Hara saja yang dibutuhkan oleh tanaman akan tetapi bagaimana cara tanaman menyerap unsur Hara melalui tanah itulah yang penting).
  • Jadi bukan berapa banyak unsur Hara dalam kandungan suatu Pupuk saja yang perlu kita perhatikan akan tetapi yang lebih penting lagi adalah terserapnya unsur Hara yang kita berikan ke tanah tersebut haruslah melalui tanah yang gembur.
  • Sebagai suatu misal: Setiap Ha tanah yang ditanami jagung akan menghasilkan 46Kg Nitrogen dalam tanaman jagung, untuk itu pemberian Urea (N-46%) cukup dengan 200-300Kg/Ha (2-3 kali yang terbawa panen), akan tetapi pada prakteknya pemberian  Urea di lapangan petani memberikan urea sampai lebih dari 500Kg/Ha.
  • Artinya telah terjadi pemborosan biaya Pupuk dan yang lebih tragis lagi adalah tanah menjadi ‘keracunan’ Nitrit (turunan dari Nitrogen) yang menjadikan tanah menjadi lebih keras sehingga pada tanaman-tanaman berikutnya terjadilah kekurangan asupan nutrisi.
  • Pupuk 1M-Bio®POC ini adalah solusi yang tepat karena akan membantu menguraikan unsur hara yang ada dalam tanah, menggemburkan tanah sehingga penyaluran Hara kepada tanaman secara higroskopis menjadi leibh cepat serta di samping itu juga memberikan asupan NPK alami yang siap di serap oleh tanaman sehingga pertumbuhan tanaman menjadi jauh lebih baik.
  • Unsur Bio dan Unsur Organik adalah dua hal yang berbeda akan tetapi bekerja sama dalam tanah, yang satu menyuburkan/menggemburkan tanah serta yang lainnya memberi asupan Hara ke tanaman.
  • Peranan bio-teknologi dalam pembuatan 1M-Bio®POC adalah menggabungkan kedua unsur itu menjadi suatu keterpaduan yang sinergis menghasilkan produk yang sangat besar manfaatnya bagi dunia Pertanian.

Aturan Pakai Secara Umum:

Aplikasi pada Tanah:

  • Pratanam, Sebelum tanam benih, larutkan 1M-Bio®POC 1:30 dengan air bersih dan disiramkan pada tanah yang akan ditanami 3 hari sebelumnya (Dosis: 60 Liter/Ha)
  • Tahap I: 15 hari setelah benih tertanam, siramkan 1M-Bio®POC dengan campuran 1::50 (Dosis: 40 Liter/Ha)
  • Tahap II: Tanaman mulai berbunga, siramkan 1M-Bio®POC 1:50 (Dosis: 40 Liter/Ha)
  • Tahap III: Tanaman mulai berbuah, siramkan 1M-Bio®POC 1:50 (Dosis: 40 Liter/Ha)
  • Catatan: Bila Pemupukan lebih sering dilakukan (mis: Seminggu sekali), lakukan pengenceran  1M-Bio®POC menjadi 1:100 (20 Liter/Ha)

Aplikasi pada Daun:

  • Larutkan 1M-Bio®POC 1:150 (12 Liter/Ha, Khusus untuk penyemprotan pada daun disarankan dosis tidak lebih dari 1:100)
  • Lakukan penyemprotan pada daun bilamana diperlukan (adanya serangan serangga) atau untuk preventif/pencegahan
  • Penyemprotan seminggu sekali pada umumnya sudah memadai untuk mengusir serangga
  • Bila memungkinkan, antara perlakukan penyiraman pada tanah dan penyemprotan daun diberi jangka waktu 2-3 hari.

Penyimpanan 1M-Bio®POC

  • Gunakan sesuai dosis yang dianjurkan, masing-masing tanaman memiliki perbedaan perlakuan
  • Tutuplah 1M-Bio®POC dengan baik setelah pemakaian
  • Masa kadaluarsa 1M-Bio®POCadalah 3 bulan setelah kemasan dibuka
  • Simpan di tempat sejuk (28oC) dan tidak terkena sinar matahari untuk menjaga kestabilan unsur bio dalam 1M-Bio®POC
  • Bukan untuk konsumsi manusia dan hewan, walaupun tidak beracun.
Share

Leave a Reply